hard to tell

its hard to tell. therefore i write it down..

Permalink fuckyeahlaughters:

Get the Best Medicine here :)
Permalink fuckyeahlaughters:

Get the Best Medicine here :)
Permalink

When people ask me if I’m single

fuckyeahlaughters:

adelsaid:

Get the Best Medicine here :)

it feels so right,i HAVE TO REBLOG this one x)

(Source: lmaogtfo)

Permalink
Permalink
Permalink

final.

”..kasarnya,ini semua buang-buang waktu,ya ga sih?”
iya,betul.
adalah buang-buang waktu untuk terdistraksi sama orang yang sama untuk tiga taun lamanya.
untuk tiga kali kesempatan yang bahkan di kali pertama gue tau ini ga akan ada ujungnya.
dan bahwa kata “buang-buang waktu” sederhananya adalah logika. gue cuma gamau denger aja.

”..kita ga sebodoh itu kan,untuk jatuh ke lubang yang sama?”
untuk yang ini,gue udah ga kaget lagi.
gue udah ga ngitung berapa kali gue keluar-masuk lubang ini.
ternyata, selama salah satu masih nyaman di dalam, yang lain ga sanggup keluar.
ternyata, hanya butuh kata simple “selamat tinggal” dan kita berdua bebas memanjat dan berjalan.
..and i just realized, we never really said goodbye.

”..lima atau enam taun dari sekarang, kita bakal ketemu lagi dan ngetawain hari ini.”
iya, gue tau. ini adalah final.
ga ada lagi perpanjangan waktu dan pikiran bahwa ini belum saatnya.
karna faktanya, enam hari yang lalu kita setuju ini sudah saatnya.

jadi,untuk gue-gatau-berapa-taun-ke-depan lamanya, gue masukin lu dulu ke dalem kotak baja ya?
yang akan gue kunci dan kuncinya gatau akan kemana.
sampe gue lupa.
sampe kebas-sakit-kebas-sakit-kebas-sakit ini akhirnya cuma jadi bekas luka.
toh kita ga mati. ini justru biar kita ga mati ya? ah,iya yah..gue baru sadar maknanya.

sebelum gue tutup dan kunci,ini gue masukin juga:
“Terima kasih,
untuk telinga yang di stand-by waktu gue cerita,dan solusi yang dibahas setelahnya,
untuk menampar gue dengan fakta bahwa persepsi ga akan ada artinya kl ga membuka diri pd dunia,
untuk waktu-waktu impulsif,
untuk semua ketawa sampe keluar air mata,
untuk semua tepukan di kepala,
untuk memaksa gue dewasa, dan berani berangkat mencari cinta kedua.”

so yes, this is finally a goodbye. :)

Permalink

coffee

coffee always gives me tremble fingers and faster heartbeats.

so do you.

the major distraction. the espresso. the slap on the face.

the one who told me whether life is indeed, complicated.

Permalink
Permalink thanks God, film-makers arent always scientists! x)
Permalink touche!